Lewati ke konten utama
ID EN
← Semua insight

Timeline H-30 sampai H+1: Checklist Produksi Booth di Jakarta

Brand yang baru pertama exhibit sering miss timeline. Ini breakdown hari per hari dari H-30 sampai H+1, milestone mana yang fatal kalau telat, dan buffer standar untuk Jakarta.

Brief manis, design approved, eksekusi berantakan. Pola ini berulang di Jakarta karena satu alasan: timeline di-planning backward dari hari-H tanpa buffer untuk realita produksi (cuaca Bekasi, loading bay JIEXPO, revisi brand guideline di menit terakhir).

Timeline ini disusun dari 40+ project booth dan activation yang kami eksekusi di Jakarta. Angka hari-nya konservatif, bukan optimistic.

H-30 sampai H-21: Fase Design & Approval

  1. H-30: Brief lock. Brief yang masih berubah setelah hari ini memicu revise berantai yang mahal
  2. H-28: 3D render v1 delivered. Brand review internal
  3. H-25: Revision round 1 closed. Technical drawing mulai disiapkan
  4. H-22: 3D final + BOM (bill of material) signed off. Tidak ada perubahan spec material setelah ini
  5. H-21: PO issued, material order ke supplier

Red flag di fase ini: kalau H-21 belum signed off, timeline sudah meleset. Jangan lanjut, stop clock, bicarakan reschedule atau reduce scope. Menerobos tahap ini hampir selalu berakhir dengan rush fee dan quality compromise.

H-20 sampai H-8: Fase Produksi

  1. H-20: Material landed di workshop Bekasi. QC material (warna HPL, ketebalan acrylic, grain multiplex)
  2. H-18: CNC cutting start. CNC Laser untuk acrylic, CNC Router untuk multiplex + HPL
  3. H-14: Mid-production review. Sample finishing dikirim ke brand (matte vs glossy, warna paint)
  4. H-10: Assembly start. Frame, panel, lighting mount
  5. H-9: Electrical internal wiring + test LED
  6. H-8: Finishing pass. Paint touch-up, laminate edging, polishing

Buffer kritis di H-14. Brand yang ingin revise warna atau ganti material setelah H-14 wajib bayar rush fee karena CNC cut sudah selesai. Edukasi brand soal ini di brief awal supaya ekspektasi aligned.

H-7 sampai H-2: Pre-Delivery

  1. H-7: Dry fit di workshop. Full assembly, simulasi layout booth, foto untuk brand approval
  2. H-5: Brand visit workshop (opsional tapi recommended). Last chance tweak sebelum ship
  3. H-4: Disassembly terkontrol, packing per modul, crate + label
  4. H-3: Loading to truck. Koordinasi kontainer dengan venue (JIEXPO, ICE BSD, JCC)
  5. H-2: Buffer day. Cadangan untuk macet, hujan, dokumen loading bay yang belum kelar

H-1: Build-up Onsite

Build-up di JIEXPO dan ICE BSD biasanya dialokasikan 10-16 jam. Urutan onsite: (1) marking lantai, (2) frame assembly, (3) panel install, (4) electrical connection, (5) graphic + signage, (6) furniture + dressing, (7) cleaning + final QC. Crew minimum 4 orang untuk booth 3x3m, scale up dari sana.

Hari-H dan H+1

Standby crew 2 orang di venue untuk touch-up emergency: lampu mati, panel geser, decal lepas. H+1 adalah dismantling. Jangan anggap remeh, tanpa planning yang sama disiplinnya dengan build-up, dismantle sering merusak modul yang sebenarnya reusable untuk event berikutnya.

Kesimpulan

Timeline ini bekerja kalau dipatuhi dua pihak: brand commit freeze decision di milestone tertentu, kontraktor commit deliver on time dengan buffer yang realistis. Brand yang terbiasa exhibit brief 2 minggu sebelum show pasti bayar lebih mahal dan dapat quality lebih rendah, bukan karena produsen jelek, tapi karena fisika produksi tidak bisa dinegosiasikan.

Bagikan insight ini

WhatsApp LinkedIn X

Mari bicara project kamu

Brief via WhatsApp untuk respon cepat, atau email untuk kirim dokumen & reference.

Scroll to Top